Fight To The Death

Bertarung hingga mati, begitulah pertarungan sejati… Kesungguhan sejati seorang yang menyerahkan diri pada Allah, hanya Allah tempatnya bergantung tenpatnya memohon pertolongan dan tempatnya segala harapan. Dirinya kokoh menghujam bumi tak terkatung jaman makhluk dan peradaban.

fight
terus berjuang

Kesedihannya adalah bila allah tak ridho dengan apa yang telah dia pilih di lakukan, Ketakutannya adalah ditinggalkan dari penjagaan tuhannya, yang memiliki jiwa dan hidupnya. tuhannya yang dapat menolongnya hingga akhir terbaiknya datang saat tuhannya menanyakan nikmat yang telah diberikannya untuknya.

Sungguh Jika kita masih menjadi hamba selain hamba Rabb yang mencipta langit tanpa tiang dan sangga maka apapun yang dirimu perjuangkan meskipun kau berbaju kebaikan maka akan diterbangkan bagai bulu semua yang kau telah percantik dan perbagus. sungguh tiada hati berbicara kecuali nama Rabbnya, keteguhannya adalah saat wajahnya dihadapkan ke manapun maka tak ada yang memalingkannya dari mengingat wajah Rabbnya.

Maka kekokohan penyerahan dirimu pada satu-satunya dzat yang patut disembah dan diibdahi adalah mutlak. Maka akan terhujam kuat asmanya di setiap ukir lidah dan nampaknya perbuatan. Tak akan goyah amal penggoda memalingkand ari amal utama. Dimuliakannya sholat dan tak pernah diremehkannya dalam hati, Perintah langsung Rabbnya pada diriNya.

Rabbnya yang mencintainya dengan tulus, selalu ada kapanpun dibutuhkan, selalu mengabulkan doa yang tukus dan diperjuangkan dipanjatkan. Dan Kekuatan nya adalah doanya yang tak pernah di tolak oleh tuhannya. sungguh jiwa yang bebas adalah jiwa yang tak menghamba pada dunia.

Dia telah tertegun akan masa yang tak pernah ada akhir, dia telah tertawa bahagia dengan pendamping abadi, dia telah memutar waktu dan membuatnya indah. Hari demi hari adalah penyerahan dirinya. Dia diberikan ujian tanda cinta, godaan tanda keunggulan apakah dia akan lalai atau selalu ingat. Berada di tengah kepungan amsa dan jaman yang telah terbuai lalu tetap teguhlah iman dalam dada.

Pemuda di luar Mekkah itu telah terbelah dan dia berkata inilah… inilah Engkau Sang fitnah akhir zaman. yang telah banyak memalingkan wajah sejak zaman Nabi Adam AS hingga jaman Nabi terkahir yang ummi. Nabi tercinta kita Nabiyullah Muhammad SAW.

Yang pecah-pecah kakinya karena sholatnya tegak bagaikan pohon yang kokoh. Sungguh terhina kita jika mengaku umat Nabi tapi tak pernah mengenalnya, pribadiny akhlaknya dan perjuangan beliau yang menakjubkan jaman.

Seorang anak Yatim ditinggal ibu dan bapaknya namun benderang menerangi semua peradaban galaksi dan semua umat manusia. Bahkan beliau rela hidup tanpa kasur empuk dan hanya beralas tikar kurma, berpeluh ekringat dan darah, meneteskan air mata, berjuang tka kenal lelah hingga tertanpaca dan terpatri sudah keimanan dalam dada kita Allahuakbar!!!

Beruntunglah dia yang di dunia dapat berjumpa dengan dirinya dalam mimpi, dan berHaji memnatpkan iman kepercayaannya hingga negerinya yang nun jauh di sana. Ramadhan bolehlah berlalu namun semangat perjungan ramadhan jangan cuma angin lalu. Mari kita ajdi sehebat Nabiyullah kita teladani dan titi jalannya, kita sadarkan diri kita bahwa kursi” romawi dan empuknya singgasana persia tak akan pernah melenakan kita untuk terus memperteguh kekuatan menyerahkan diri pada allah.

Jangan kita tukar akhirat kita dengan dunia, jangan kita terbuai aktivitas dunia yang berjubah kebaiakn namun tak pernah ada unsur penyembahan pada Allah di sana. Sungguh merugi dia yang beramal kebajikan namun tiada kepatuhan pada Rabbnya, kebajikannya hanya kontak mata dihadapan makhluk, sungguh merugi dia yang lelah dan capek namun tak diterima Amal ibadahNya.

Sungguh semua amalan baik yang besar dan kecil akan ditanyakan, bahkan seatom kata dalam hati akan di tanya, mengapa dan kenapa?? Hari yang ebrat itu semoga jadi hari yang terbaik bagi kita!!! hari mahsyar di mana smeua dikumpulkan dan ditelanjangi akan amal-amal sewaktu di dunia.

Proses itu tak pernah berakhir proses itu nyata, bertahap setapak demi setapak dan akan kita ukir masa yang luar biasa hari di mana tiada dosa lagi dan kita berpulang kepada allah dengan kepuasan dan keridhoanNya. penuh dengan rahmat dan ampunanNya aamiin Ya Rabb ridhoilah kami yang tulus mengharapkan ampunanMu aamiin…

Ramadhan boleh berlalu tapi semangat amal dan ukiran jejaknya jangan biarkan terhapus waktu dan masa. Karena sungguh ujian akan semakin berat, para penggoda dan penjilat dunia akan makin memandikan kita yang beriman. Musuh yang nyata akan semakin kuat dengan anak-anaknya yang baru. anak-anak yanbg telah durhaka pada orang tuanya, merekalah musuh kita, anak buah setan terlaknat.

Sadarkan diri bahwa anak-anak durhaka adalah musuh kita dna bukan sahabt kita, mereka terlaknat dan akan disiksa di dunia, Menyerulah di waktu pagid an petang dengan seruan Allah, dan Allah yang akan memilih siapa yang akan berjuang dengan kita dengan seruan kita yang menyerukan Sembahlah Allah sembahlah Allah yang satu tiada sesembahan yang patut kita sembahi kecuali Allah.

Semua telah terserang fitnah akhir zaman, fitnah-fitnah itu bagai hujanan malam yang kelam berkeping-keping bisa jadi kita beriman di pagi hari namun di sore hari kita kufur, dan bisa ajdi kita beriman di sore hari namun di pagi hari kita kufur, sungguh zaman itu telahd atang ketika nikmat digelontorkan ketika semua berlomba dalam membangun. sungguh kita terkena fitnah sudah melimpah.

Maka hanya dengan sabar dan sholat Allah menjanjikan kita penjagaan dan jaminanNya marilah kita bersabar, marilah kita terus beriman menjadi pribadi yang meningkatkan takwa, takut pada Allah, malu saat Allah memberi banyak nikmat namun kita ingkar. Dan teruslah berjuang sob menjadi beriman…

Pertarungan melawan nafsu akan terus berlanjut hingga akal menjemput, semngat ramadhan jangan pupus lebih baik dna lebih baik lagi. 23 tahun Rausl berjibaku hingga berjaya di dunia ini yang akhirnya menjayakan semua masa. Kini giliran kita lebih teguh dan kuat lagi selama akhir hayat kita, menjayakan hati-hati bangsa indonesia agar terbebas dari penghambaan dunia. Karena negeri ini sudah bagaikan taman surga, jika kita tak peka maka kita akan mengaanggap inilah surga, padahal inilah ujian besar bagi bangsa Indionesia.

Mari kita terus berjuang hingga ajal menjempuit , menegakknya mudah hanya perlu satu orang untuk bersabar dan sholat dengan kesungguhan yang besar. tidak perlu semua manusia berjuang agar islam kembali berjaya. Namun hanya butuh satu…. satu orang yang beriman dengan teguh dan itulah dirimu yang utama… diri kita sendiri yang harus berjuang memeprjuangkan Islama dalam hati kita masing-masing, dengan meniti jalan Para Nabi dan Rasul jalan keselamatan… dan bukan jalan mereka yang di murkai dan disesatkan…

semoga Allah memberikan kita jalan yang lurus hingga negeri akhirat… aamiin… Wallahualam…  Aku ingin menyambut ramadhanku selanjutnya sejak sekarang dengan kekuatan Imanku  dna hatiku yang kembali bersih… Jangan kita nodai dan kelamkan lagi hati ini… ku berikan maaf pada semua dan mari kita ikhlaskan semua yang telah jadi ujian kita di masa lalu… semoga kita makin kuat menghadapinya di hari ini detik ini saat mata masih diberi cahaya…. hidup adalah cahaya….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s