Adakah dunia Penuh Kedamaian???

Jawabannya ada kapan??? saat kita setiap manusia tak mempunyai marah. Bukankah Nabi kita telah berpesan kepada kita??

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” [HR al-Bukhâri].

Sumber: https://almanhaj.or.id/3518-jangan-marah-kamu-akan-masuk-surga.html

sungguh yang membuat darah memanas, dendam membara, kejahatan merajalela karena setiap hati dipenuhi dengan kemarahan. Marah menimbulkan benci. Yang kecil jadi besar, yangh biasa jadi luar biasa.

Disitulah gerbang setan terus mengipasi anak manusia untuk saling berselisih dan membenturkan emosi dengan emosi. Maka diamlah bila kita marah, ubahlah posisi, duduklah, atau berbaringlah. bila tak mampu juga wudhulah segarkan dirimu bersihkan dirimu dari segala nafsu durjana….

Dan rasakanlah yakin bahwa dunia penuh kedamaian itu ada. Tidakkah kita yakin dan ingat bahwa akan ada hari pembalasan?? Maka Jangan marah… maka kedamaian dunia sedikit demi sedikit akan terwujudkan.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”  – (QS. Al-Imran: 133-134)

“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.”  – (QS. Asy-Syura : 43)

 

Resiko Dari Sebuah kata ajakan ” Yuk !”

Saat kita berjiwa muda, bebas lepas dan belum banyak yang dipikirkan direnungi,tentu kita akan sangat dengan mudah untuk mengucapkan kata ” yuk”. Namun seiring pengalaman kehidupan, kedewasaan dan berbagai macam hal yang telah mendera.

Maka kata ajakan Yuk ini akan sangat mahal diucapkan. Kenapa?? karena makin lama kita hidup kita akan makin banyak merasakan dampak dari setiap sebab yang telah diciptakan. Maka kata ajakan Yuk ini memang sebuah mantra yang kadang dapat menggoda setiap jiwa yang masih berjiwa muda lepas suka tantangan dan berfikir pendek.

Berfikir pendek karena yang ingin cepat dirasakan adalah kesenangan yang akan dirasakan. Tanpa berfikir panjang dengan apa resiko kesulitan yang akan didapatkan, dan akibat dari ajakan itu.

Dan makin celaka kita kalo ternyata ajakan itu berakhir menjadi penghuni Neraka setelah kematian nanti. Maka berfikirlah sebelum mengucapkan kata ajakan yuk!!! Proses dari ajakan itu harus dipikirkan matang-matang. Maka jangan pernah salahkan akibat karena mungkin pendek fikiran memikirkan sebab tanpa meresapi resiko.

Bagi yang berfikir panjang. ajakan ini memang menjadi tanggug jawab yang besar. beban akan kehidupan ini kelak akan ditanyakan pertanggung jawabannya. Maka sebelum mengajak perlulah untuk diketahui resikonya, dan alur kejelasan serta akhir dari itu semua akan bermuara ke mana.

Lalu berfikir dari dampaknya, lalu apakah manfaatnya untuk waktu kehidupan yang singkat ini. Sesuatu menjadi kehilangan fokus dan tidak jelas karena kurangnya sentuhan dalam informasi dan kejelasan prosesnya. Tak ada yang jelas hanya angan dan impian semata, maka ini tidak jelas.

Sungguh segala akibat telah diceritakan berbagai macam cerita sebabnya dalam kehidupan ini. Semua hanya berputar saja, bila ini begini maka akan jadi begini, dan itu terus saja berputar. Meski berbeda kisah dan pelakunya, namun alur itu akan tetap sama, akan membawa ke mana.

Maka perlulah untuk bertanya tentang ajakan yuk itu akan menjadi apa??

  1. Tujuan apakah tujuannya sesuai dengan apa yang akan dituju bersama??
  2. Modal apakah yang dimiliki dalam pengarungan ajakan tersebut
  3. Lantas adakah pembagian dalam ajakan itu, pikirkanlah macam-macam pembagiannya.
  4. Lantas apa yang terjadi bila suatu ketika ada cabang dijalan dan terjadi ketika sepakatan, apayang perlu dilakukan?? berpisahkah? atau berjalan masing-masing? atau tetap bersama??
  5. Lalu seberapakah besar toleransi dari setiap resiko yang akan di dapatkan dari sebuah ajakan tersebut, tentu pikirkan kerugian juga dari resiko tersebut.
  6. Lalu tanggung jawab dan peran seperti apakah dari ajakan itu yang harus dijaga masing-masing.
  7. Maka sebuah ajakan pun perlu Evalusi lantas akan berbentuk apakah evaluasi itu??
  8. Bila tak berhasil mencapai tujuan lantas apakah yang akan diputuskan??
  9. Lantas bagaimana keterusan dari ajakan ini, bila ada yang tak diduga hilang dan musnah terkena musibah? maka perlu untuk dipikirkan
  10. Kesalahan akan selalu ada, lalu siapkah dengan kegagalannya dan kekurangan?

Maka akan banyak hal yang seharusnya dipikirkan dari sebuah kata yuk,bila sobat sudah merasa tua dan lemah.

Hehehe karena yang muda itu disuka ndak pernah mikiran akibat hehe…pokoknya senang hatipun riang. Padahal tak semua yang indah itu prosesnya nikmat.

Sungguh yang benar dan tersesat telah jelas, tinggal kita yakin tidak untuk memilih kebenaran tersebut dengan terus membawa pedoman perjalanan.

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang berbuat yang ma’ruf, serta mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.” (at-Taubah: 67)

“Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (al-An’am: 44)

Ibrahim an-Nakha’i z mengatakan, “Sesungguhnya aku benci bercerita karena tiga ayat ini:
“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat)? Tidakkah kamu berakal?” (al-Baqarah: 44)
“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat?” (ash-Shaf: 2)
“Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (Hud: 88)

 

Maka ajakan ini sejatinya berat?? pertanggungjawabannya akan sangat berat. Maka kita harusterlus belajar agar kita tahu, kemana kita aka mengajak. Karena celakalah kita bila ajakan itu malah membuat kita terpasung dalam jurang kegelapan yang membara. Naudzubillah…

Yakinkah dengan ajakan itu akan membuat yang diajak bahagia hingga setelah egeri kematian?? ini patut kita renungkan sebelum kita mengajak. Karena kesenangan di dunia ini tiada artinya, bila kita tak mendapatkan kesenangan di akhirat.

Berhati-hatilah dalam mengajak,… semoga kita mampu mengajak dalam kebaikan dan kesabaran.

  • Al – Baqarah : 177

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu kearah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji dan orang-orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru (manusia) kepada Allah dan beramal shalih dan berkata, “Bahwasanya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).” (Q.s. Fushilat : 33).

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka, kecuali orang yang menyuruh (manusia) bersedekah, atau berbuat baik, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa berbuat demikian karena mengharap ridha Allah, maka Kami akan memberinya pahala yang besar.” (Q.s. An-Nisa: 114).

“Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagiorang yang bertakwa.” (Q.s. an-Nahl: 30).

Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki mahupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yangbaik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yanglebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.s. an-Nahl: 97).

Allah berfirman: “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh”.(Al A’raf:199)

“Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.” (Q.s. an-Nahl: 30).

Saat kita makin dewasa kita akan makin sadar dengan resiko dari sebuah ajakan…

#selfreminder #renungan jangan mudah diajak atau mengajak bila ajakan itu tak membuat kita makin takut dengan azab Allah atau dekat dengan Allah… karena ajakan selain ajakan itu adalah fitnah dan ujian yang menguras banyak kesabaran dan keikhlasan… selamat berjuang dengan Iman.

Kita telah sampai di zaman panjang angan dan buaian impian”tentang dunia… jangan terbuai hebat di dunia… namun lebih jauhlah pandanglah hebatnya diri tentang akhirat yang dia siapkan untuk kembali kepada Penciptanya…

 

 

 

 

Orang Yang Setan Suka

ada dua kemungkinan

setan amat sangat suka dengan orang yang malas membaca dan enggan membaca
maka orang yang tidak suka membaca maka banyak setan yang mengerumuninya…

dan juga bisa jadi yang  sangat suka baca pun setan juga amat suka, bila apa yang di baca dia tidak paham
bacaan itu hanya menjadi nyanyian yang dinikmati alunannya tanpa dia memahami konsekuensi dari apa yang dia baca dan pahami…
maka setan juga sangat suka orang yang suka baca, tapi yang dia baca banyak hal sia-sia…

maka sukailah membaca Al quran
karena setan endak suka kamu baca… apalagi yang kamu baca Al Quran dipahami di resapi.. apalagi mampu mengamalkannya
setan amat gak suka sama kamu jadinya…

akhirnya doi ngambek abis itu ngeincingin kamu waktu kamu tidur…
maka biar gak dikencingi jangan lupa adab yang Rasul telah ajarkan untuk kita sebelum tidur *hayo sudah tahu kan?? semoga aja udah ?? kalo belum tau atau malah lupa, berarti agama kembali asing lho buat kamu… yuk belajar lagi baca… dan baca…

moga Allah tolong kita untuk suka membaca dan gak malas…
dan juga di lindungi dari Godaan Setan yang terkutuk
memberi was was terus menerus tiada henti di zaman update tiada henti ini…

Maka waspadalah dengan malas membaca dan apa yang kamu baca…

karena selama kita masih hidup setan akan terus memberikan bisikan jahat ke dalam hati manusia… jahat yang membuatmu tiada ikhlas dan membuatmu malas.,..dan kejahatan lainnya.

ya sudahlah sabar…

Jangan Suka Mainan Bom

ketahuan sudah itu yang suka nge bom” di tempat tenar… ketauan tu ada sponshornya…

kalo orang muslim yang bener mikirnya, daripada duit di pake buat nge bom” bikin heboh…. mending dipakai buat patungan hewan kurban.. lebih berkah lebih merekah, sekampung kenyang makan korban bahagia berjamaah…

yang kaya merasa manfaat yang miskin merasa kaya… dikasih Allah kaya dengan hati yang merasa cukup…. kaya sudah orang muslim yang bener mikirnya… Qanaah….

nah yang mikirnya gak bener itu benar” ketahuan sudah yang suka nge bom” itu ndak pernah mikirin temen disampingnya bisa makan enak apa enggak…

gemes deh sama yang suka nge bom” gak jelas….
ketauan itu sponshornya produsen juragan bom…

siapa lagi negara yang paling kece alat perangnya
kalo bukan itu itu tuh…. yang film”nya larizzzz…

jangan heran bisa sponshorin bom soalnya emang tiap hari bikin jee…

lah indonesia aslinya bukan juragan bom cuma dpt sponshor aja eh kena deh ciprat cob,,, kalo indonesia mah tiap hari anak yang di bikin merdeka daaah… alhamdulillah…

yuk hidup sehat dengan berfikir yang cerdas…
yang suka bom” bunuh diri itu kebanyakan sponshor jadi bingung mau jalan” ke mana lagi?? makanya pengen segera jalan” ke neraka….

11 Tanda Ramadhan Di terima

Faidah Tabligh Akbar Ustadz Zainal abidin Lc,

Masjid Agung Kulonprogo 2016

11 Tanda Ramadhan Di terima

1. Hati akan mulai berlatih meninggalkan dunia,lalu bersiap dengan kematian
2. Hati yang sehat akan terus menarik mengajak kembali pada Allah
3. Hati akan terus ingat Allah dan tak merasa Futur, terus melayani Allah, berdzikir
4. Hati yang sehat akan semakin berkualitas ibadah rutinnya/ wirid yang telah dilakukan
5. Selalu rindu mentaati Allah
6. Kalo masuk sholat mulai melepaskan ikatan dunia/ semua problem hilang hanya ingat Allah
7. tujuan hidupnya hanya Allah
8. Sangat pelit terhadap waktu daripada terhadap harta
9. Konsentrasi utamanya yakni meluruskan niat lebih utama daripada amal itu sendiri
10. Merasa terus diberikan karunia oleh Allah terus Allah perhatikan
11. Kalo disakiti orang tidak sibuk membalas orang yang menyakiti, karena Allah tidak akan pernah lupa dengan orang yang zalim

Nah kalo 11 kriteria itu belum ada dalam hati kita, nah kita masih belum sukses nih ramadhan kemarin, yuk terus perbaiki diri jadi lebih baik, semoga masih dapat jumpa #ramadhan tahun depan dan lebih sholeh lagi ya insyaAllah

Alhamdulillah selain suka jalan saya juga suka datang ke pengajian alhamdulillah, tak ada surga yang lebih indah di dunia ini selain majelis” taman surga pengajian…
semoga kita makin semangat menimba ilmu agama ya sob
karena tak ada tempat kembali selain kembali kepada Allah

 

Dan di Dunia ini manalagi cari Taman Surga yang benar-benar taman kalo gak datang nge cas hati dan jiwa yang makin terkikis indahnya dunia yang menipu selain jalkan ke Taman surga seep dah yuk hidup hanya sekali kita pemanasan buat mati biar nanti siap, pengen kan mati dalam keadaan baik??

 

Maka datangilah tempat-tempat dengan tujuan yang baik

 

Renungan Akhir Zaman – Patung Anak Sapi Samiri

Patung anak sapi samiri pun di buat dengan kecerdasan Samiri atas seizin Allah tentunya..
 
dia melemparkan emas besi tembaga ke dalam api lalu terbentuklah patung anak sapi yang bersuara
 
suara itu tercipta karena ada angin masuk ke lubang sempit dan mengeluarkan bunyi…. rokkk rookk
 
dan kaum Bani Israel terkesima kecanggihan teknologi Samiri
 
namun sayang karena kebodohan Yahudi mereka menyembah Patung sapi tersebut…
 
padahal di tengah mereka ada Nabi Harun alaihissalam dan juga Kitab Taurat…
kenapa mereka bisa terpedaya? apakah tak membaca kitab mereka? atau goyah iman mereka karena menanti Nabi Musa Alaihisalam yang tak kunjung pulang
 
Entahlah Qadarullah… mereka melihat mukjizat besar laut terbelah, air memancar dari batu, makanan turun dari langit,.. iman yang seperti itu saja goyah apalagi kita di jaman ini??
 
Tapi tetap saja setan sukses membuat YAHUDI TERPEDAYA.. kini siapa yang tak mengakui kecerdasan Yahudi???
 
membuat bermacam teknologi… dari facebook sampe menjadi raja Distributor dunia pun Yahudi…
bahkan lebih canggih canggih dari Patung anak Sapi Samiri.. dan yang membuat orang yang dibodohi Samiri,…
 
Dan kini sudah ada Kitab penyempurna dan Rasul akhir zaman telah selesai sampaikan risalahnya..
 
lalu apakah kita akan tetap bodoh dengan tipu daya Samiri kembali???
 
Yahudi cerdasnya gak ketulungan, namun kenapa mereka bisa di bodohi Samiri??
 
bodoh yang seperti apa yang membuat mereka terpedaya??
 
mari belajar kebodohan Yahudi agar kita tak mengikuti kebodohannya… cerdasnya ditiru boleh, tapi bodohnya itu yg kayak apa yg kita jangan mengikuti…
 
IHDINAS SHIROTOL MUSTAQIM Tunjukkanlah Kami Jalan Yang Lurus….
 
Jangan murkai kami bagai kaum Yahudi ya Allah… aamiiin

Nikmat Istidraj yang Luar Biasa

nikmat Istidraj yang luar biasa
 
jangan heran bila jumlah yang hanya 2% dari 100%populasi orang Indonesia,,, namun mampu menguasai hampir 80% kekayaan Indonesia jangan heran bila yang hanya 2 % itu sanggup menguasai hampir seluruh sektor dari ekonomi pertambangan pertanian dan bahkan media massa…
istidraj merajalela
 
semoga Allah jaga Indonesia
 
banyak melimpah namun tak berkah sama saja…
hanya membuat macet dan kemarahan dosa merajalela…
 
semoga ramadhan menjadi bulan kesadaran kita
kondisi kita yang jauh dari Al quran ini mungkin jadi faktor kita melemah
 
bila ada yang bilang mempelajari bahasa Arab tidak wajib namun ada ayat Al quran yg meminta kita agar paham,,,
 
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” Q.S Yusuf : 2
 
bila kita tak belajar bagaimana bisa paham?? maka belajar bahasa arab semampu kita menjadi wajib…
 
mari jng sampai Al quran kita baca namun hanya sampai di Kerongkongan tak sampai di hati…. karena kita orang ajam (non arab ) usahanya dobel”….
 
semoga Al Quran meresap dalam dada bagi” kita orang” awam…
 
dan semoga Allah jaga ulama” kita agar terus teguh berbagi ilmu”nya dan sampai pada kita aamiin…
 
Selamat berjuang… semoga istidraj” itu bisa berubah menjadi berkah…
 
dan syaratnya berkah yakni tak mencampur adukkan yg benar dan salah,,, lalu terjerumus dlm ragu dan bimbang…
 
karena yg mencampur adukkan benar dans alah tak akan pernah mampu katakan benar bila itu benar dan salah bila itu salah… selamat bertarung melawan hawa nafsu… diri sendiri…
 
perlombaan keikhlasan terus dibuka selama nyawa masih tertancap dalam jiwa…
Selamat berjuang lepas dari nikmat” Istidraj…. Merdeka dari hawa nafsu…

Boneka Baru

Jangan senang dulu, jangan bahagia dulu, saat kita mendapatkan sesuatu. Bisa jadi ini, bisa jadi itu, bisa jadi banyak hal yang menyertainya. Namun terus pastikanlah dengan hal yang kita dapat itu, kita tak makin jadi boneka, yang boleh dimainkan siapa saja.

Namun berat bagi dia yangs udah lama, tercebur, bahkan sejak balita sudah diproyeksikan menjadi berita zaman, dan sudah dirancang menjadi bahan pembicaraan, jiwa macam itu akans ulit melepaskan dari perbudakan zaman dan menjadi boneka selamanya.

Maka tak bisa kita hindari lagi, saat kita terpasung  dengan dunia, maka boneka baru buatan zaman akan terbuat lagi, saat tanda tangan itu terjadi, maka saat itulah boneka baru siap dimainkan, memainkan peran dan lakonnya, beretorika dengan kemajuan jaman, dan membuat terkubur yang hakiki.

Parodi makin terjalin satu demi satu tak mampu diuraikan makin ruwet dan ruwet, satu bisa keluar dalam hal hakiki namun terseret dalam keruwetan yang lain, akhirnya dia hanya menjadi boneka baru ditelan masa, dan menghamba pada dunia.

Maka jangan bahagia bila boneka itu berbalut satu dengan topeng kefanaan, dan ketenaran yang semu. Setiap yang menjadi perhatian akan langsung ditekan untuk menjadi boneka. Tak bisa dia berkelit, bila tak tahu mana yang benar, jiwa kan terjebak satu demi satu dengan nafsu yang terus menghujani tak pernah puas. Jiwa itu akan jadi boneka baru sepanjang tali kekang kematian tak jua hadir maka akan terus boneka dimainkan.

Namun kuhanya ingin menyadarkan jiwa boneka ini, bahwa setiap boneka tetap tak bernyawa, dan yang tak bernyawa dia telah menjadi bangkai yang berjalan. Dalam kegelapan dan penantian masa untuk semua ditanyakan nikmatnya.

boneka itu bukan susan lho….

Doa yang Dikabulkan di dunia pun Ujian

Siapa yang tidak senang bila doa yang lama sekali didoakan akhirnya di kabulkan. Dan siapa yang gak seneng kalo baru aja doi ehh selang beberapa waktu menit jam, bahkan detik, doanya langsung di kabulkan wah pastinya seneng banget kan mashaAllah.

Yah begitulah hari ini, sungguh bila kita tulus untuk terus berjuang sob, belajar ikhlas dan ikhlas, pasti doa dikabulkan di dunia, dan inget yah jangan lupa bersyukur, atas doa yang Allah kabulkan di dunia.

Dan sadar yuk sob, doa yang dikabulkan di dunia ini sejatinya ujian untuk kita. Apakah kita memilih jadi hamba yang lebih banyak bersyukur atau lalai dan lalai. Yah moga saja Allah jaga kita untuk terus bersyukur ya sob, dan kita wujudnya terus berdoa dan berusaha dengan doa-doa agar allah limpahkah syukur pad akita.

Karena setiap doa itu ujian, doa yang dikabulkan di dunia adalah ujian untuk kita loh sob, jangan berhenti bersyukur yah, atau yang gak keren itu kalo kita malah lalai, bikin dosa dan gak manfaat blas hasil dari doa itu.

Mungkin contohnya kita nih dulu jaman ujian Nasional, kita doa tuh matian waktu dikabulkan kita lulus eehh kita malah lalai hadeehh misal ibadah yang sudah kita perjuangakan berhenti hadeehh.

Kalo kita masih makhluk yang kayak gitu wah sudah jelas sob kita makhluk yang pecinta dunia akut. Kalo nikmat sudah direngkuh kita terus berhenti bersyukur jangan ya sob. Tetap pertahankan doa-doa kita dan syukur yang telah kita renda. Bahkan kalo bisa lebih banyak bersyukur dan bersyukur…

Ingat kan sob kisah nabi saat beliau sholat yang lama, bahkan masih kerja keras dengan sholat beliau, lalu istri beliau bertanya? Bukankah Engkau telah dijamin surga?? lalu kenapa masih saja kerja keras?? lalu dijawab tidak bolehkah aku manjadi hamba yang bersyukur??

Yuk sob terus bersyukur, masih diberikan hidup bisa terus beramal, lalu kenapa tidak bersyukur??? malah dikurangi atau malah ditinggalkan?? hadeehhh yuk bersyukur sekuat tenaga selama kita masih bisa dan terus bersyukur sampai kapan pun juga… bersyukur terus baik doa dikabulkan atau belum dikabulkan… bersyukur dengan berdoa… berdoa dan doa.. maka jangan lepas sholat ya sob… karena sholat itu doa kita agar kita tak sombong….

Dan kita harus terus sadar bahwa setiap detik adalah ujian untuk kita, ujian antara lalai bersyukur ataupun kita ingat Allah….

 

 

Waktu Terasa Makin Cepat Berlalu

Tak terasa yah, kita makin renta, kita makin lemah, semua akan meninggalkan, satu demi satu. Orang yang kita kenal akan pergi, bahkan jiwa kitapun akan berlalu untuk pergi. Lalu apa yang akan kita tinggalkan??

Sungguh hari demi hari makin cepat berlalu, kemarin jumat sekarang sudah jumat kembali, lalu apa yang akan kita bawa, saat kita mati nanti?? Dosa pasti terbawa, siksa alam barzah bahkan sudah amat menanti. sungguh kapankah kita akan tobat dan kembali??

Berhenti untuk tidak lagi dengan hal jahat itu. Apa kamu tak tahu hal jahat?? sungguh saat hati berkata masih ada awaktu santai saja, itu hal jahat pertama yang membinasakan. Maka tak ada kata alin untuk semakin bergegas, sungguh kita tak punya waktu lagi.

Kematian yang pasti itu makin dekat dan dekat, bekal-bekal saja belum ada yang yakin diterima. Yakin diterima? bukankah kita selalu terlunturkan dengan ketidakikhalasan sering menimpa, kebaikan terlali di ucapkan, kebaikan hati berubah jadi gunung jumawa.

Semua menjadi makin kelabu, lalu apa yang akan kita bawa mati nanti?? Yakinkah mata yang sedang kau gunakan membaca hal ini akan berkata kau melihat yang baik?? Ataukah amalmu membaca ini malah membuatmu berdosa, karena banyak penyakit hati menerpa.

Karena hal itu mari terus berjuang ikhlas dan diawali selalu dengan bismillah… dengan menyebut asma Allah… karena kita tak pernah tau niat kita sendiri pun apa??? karena mungkin saja kita sibuk terotomatis melakukan hal itu setiap hari tanpa ada kesadaran hati kembali.

Mari kita kembali atur niat dalam hati, hidup untuk apa dan siapa, lalu akan dibawa ke mana, Mati makin dekat dan tak amkin jauh, tubuh” renta menanti, dan semua orang yang kita kenal satu demi satu akan pergi hilang, bahkan mereka yang kita sayangi.

Waktu semakin cepat kawan, berarti kematian makin datang dengan amat sangat, apa yang akan kita bawa untuk bekal kita nanti??